PROFIL

KOMPETENSI KEAHLIAN AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

SMK NEGERI 1 BATEALIT


Kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) sebagai salah satu bagian dari SMK Negeri 1 Batealit merupakan kompetensi keahlian yang membekali peserta didiknya dengan keilmuan di bidang post harvest technology (teknologi pengolahan pangan pasca panen). Peserta didik kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 1 Batealit dipersiapkan untuk menjadi tenaga terampil menengah dalam industri pengolahan hasil pertanian. Selain itu, mereka juga dibekali dengan kegiatan kewirausahaan yang berbasis pada pengolahan hasil pertanian.

Daya dukung dari program keahlian ini adalah input yang cukup bagus karena minat untuk memasuki program keahlian ini cukup bagus. Selain itu, tenaga pengajar yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi pangan dan didukung dengan sarana praktik yang memadai membuat suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Dalam rangka melatih peserta didik untuk berwirausaha dan lebih mendalami kompetensi yang mereka pelajari, kompetensi keahlian APHP ini mengembangkan beberapa unit produksi yaitu roti manis dan aneka bakery, kue kering, susu kedelai, nata de coco, frozen food (bakso, nugget, sosis, sempolan, dimsum, dan sebagainya) serta aneka olahan pangan lainnya. Melalui kegiatan unit produksi ini para peserta didik berlatih mengelola pembuatan produk sampai dengan penjualannya.


VISI

Terwujudnya lulusan yang mandiri, unggul dan berjiwa wirausaha dalam bidang agribisnis pengolahan hasil pertanian serta mampu bersaing di era global

MISI

  1. Mendidik dan melatih peserta didik menjadi manusia yang bertaqwa dan berakhlak mulia
  2. Mendidik dan melatih peserta didik untuk peduli dan berwawasan lingkungan
  3. Mendidik dan melatih peserta didik supaya terampil, mandiri dan mampu mengembangkan diri dalam kompetensi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian
  4. Membentuk karakter peserta didik agar berdedikasi, kreatifitas dan berwawasan luas dalam bekerja
  5. Mendidik dan melatih peserta didik dengan kompetensi pengolahan hasil pertanian yang relevan dengan perkembangan jaman agar mampu beradaptasi dan bersaing di era global

TUJUAN

Tujuan Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian  sebagai berikut :

  1. Menghasilkan kelulusan peserta didik kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian  yang beriman trampil, disiplin, tanggung jawab, profesional dan berakhlak mulia yang sesuai dengan tuntutan dunia usaha/ dunia industri
  2. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam bidang keahlian Agribisnis dan Agroteknologi khususnya Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian  agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah 
  3. Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian Agribisnis dan Agroteknologi khususnya Kompetensi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian .

FASILITAS PEMBELAJARAN

Fasilitas Praktik Pembelajaran

  1. Ruangan Laboratorium pengolahan yang bersih dan rapi, meja kerja dan peralatan kerja yang bersih, tahan karat.
  2. Berbagai peralatan pengolahan pangan :
  • Pengolahan dengan suhu tinggi : Kompor, Oven deck Otomatis, Panci presto, Deep frying
  • Pengolahan dengan suhu rendah : Kulkas, Freezer
  • Teknik konversi bahan : Dough Mixer, Hand Mixer, Blender, Food processor, Smoothie Machine, Grinder, Silent cutter, Slicer elektrik, peralatan dapur, timbangan digital.
  • Peralatan pengemasan : Hand sealer, Cup sealer, Vacuum Sealer, Continous Sealer
  1. Pengujian mutu produk pangan 
  2. Pemadam kebakaran dan Perlengkapan keamanan lainnya

Tenaga Pengajar

Kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMK Negeri 1 Batealit didukung tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi pendidikan S1 di bidang pengolahan hasil pertanian serta memiliki sertifikat pendidik. Jumlah tenaga pengajar ada 3 (tiga), dan memiliki 3 (tiga) orang Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi  BNSP Jakarta.

Fasilitasi Uji Sertifikasi Profesi melalui LSP P1 SMK N 1 Batealit

SMK Negeri 1 Batealit sudah memiliki LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) P1 dan menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) sejak tahun 2020. Seluruh Peserta didik dapat mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi sehingga dinyatakan “KOMPETEN” dan memperoleh sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Sertifikat kompetensi tersebut dapat digunakan sebagai nilai tambah untuk memasuki dunia kerja.


KOMPETENSI / MATERI YANG DIAJARKAN

  1. Dasar bidang keahlian
  • Simulasi dan Komunikasi Digital
  • Fisika
  • Kimia
  • Biologi

2. Dasar Program Keahlian

  • Dasar Penanganan Bahan Hasil Pertanian
  • Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian
  • Dasar Pengendalian Mutu Hasil Pertanian

3. Kompetensi Keahlian

  • Produksi Pengolahan Hasil Nabati
  • Produksi Pengolahan Hasil Hewani
  • Produksi Pengolahan Komoditas Perkebunan dan Herbal
  • Keamanan Pangan, Penyimpanan dan Penggudangan
  • Produk Kreatif dan Kewirausahaan

KERJA SAMA DUNIA USAHA / DUNIA INDUSTRI

A. Penempatan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

  1. Catering dan Bakery di wilayah kabupaten Jepara dan Kudus
  2. PT. Mubarook Delicia Food Kudus
  3. Industri pembuatan kerupuk ikan di Jepara 
  4. Bakpia Pathok 25 Yogyakarta

B. Kunjungan Industri

  1. PT. Sido Muncul Semarang
  2. PT. Pocari Sweet Surabaya
  3. PT. Yakult Indonesia Persada
  4. Cimory On The Valley Semarang
  5. Industri Pengolahan Pangan di Surabaya
  6. Bandeng Presto Pak Kumis

C. Guru Tamu

  1. Borneo Snack and Bakery Jepara
  2. Nita Sari Snack and Catering
  3. Bogasari Baking Center Semarang

PELUANG KERJA

Lulusan TPHP berpeluang mendapat pekerjaan pada berbagai industri pengolahan pangan, seperti :

  1. Bakery /industri pengolahan roti
  2. Industri pembuatan minuman ( teh botol, coca cola company, Jelly drink, cocktail buah)
  3. Industri pengolahan pertanian dan perikanan (industri nugget dan sosis, industri pengalengan makanan (sardines, corned), industri pengolahan tepung terigu, pengolahan minyak goreng, pengolahan mie instan, pengolahan rumput laut, dan sebagainya)
  4. Industri pengolahan dodol dan jenang
  5. Wirausaha mandiri