BANGUN GENERASI BERSIH, SEHAT, TERENCANA ANTI NAPZA: YUK INTIP KESERUAN MPLS RAMAH HARI KE EMPAT DI SMKN 1 BATEALIT

JEPARA, 16 JULI 2026 — Memasuki hari keempat MPLS ramah di SMKN 1 Batealit, semangat adik-adik peserta MPLS justru terlihat semakin membara. Kegiatan pagi hari ini (16/07) kembali diawali dengan kehangatan tradisi “Salam Sapa Murid Baru” oleh Bapak/Ibu guru beserta Duta sekolah seperti biasa. Sambutan yang penuh kekeluargaan ini sengaja dibiasakan supaya mencairkan ketegangan sekaligus meyakinkan seluruh siswa-siswi SMKN 1 Batealit beserta adik-adik peserta MPLS bahwa lingkungan SMKN 1 Batealit adalah lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk tempat mereka belajar dan mengukir cerita bersama.

Memasuki kegiatan pagi sesi kedua, adik-adik peserta didik kemudian secara bergantian menuju ruangan khusus untuk menerima Cek Kesehatan Gratis hasil kerjasama langsung dari Puskesmas sengaja dihadirkan untuk memastikan bahwa seluruh siswa baru SMKN 1 Batealit memiliki kondisi fisik yang prima dan siap menjalani proses belajar di sekolah vokasi yang penuh kegiatan praktik. Sembari menunggu sebagian siswa melakukan Cek Kesehatan Gratis, siswa-siswi baru lain menunggu di ruang jurusan masing-masing sambil menerima materi mengenai “Pengenalan Profil Lulusan SMK sesuai dengan prinsip BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha).” Materi penting ini sengaja diprioroitaskan sebagai materi pembuka, supaya adik-adik peserta MPLS memiliki gambaran dan berani berencana untuk masa depan mereka.

Setelah seluruh rangkaian sesi Cek Kesehatan Gratis dan pemetaan Profil Lulusan selesai, jarum jam menunjukkan pukul 11.00 WIB. Suasana kelas kembali fokus dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya NAPZA yang dilakukan oleh Duta Sekolah. Materi ini dikemas dengan menyenangkan sambil diselingi ice breaking supaya adik-adik MPLS tetap ceria dan menerima setiap informasi dengan baik. Edukasi NAPZA ini sengaja dihadirkan sebagai upaya supaya adik-adik peserta MPLS memiliki kesadaran penuh untuk menjauhi zat terlarang tersebut, mengingat di usia mereka ini rawan sekali terbawa arus pergaulan bebas. Edukasi NAPZA ini kemudian selesai tepat pada pukul 12.00 tengah hari dan dilanjutkan dengan jam Ishoma. Sesi Ishoma ini menjadi sesi kearaban bagi peserta didik baru supaya lebih mengenal teman satu sama lain, dan dapat beradaptasi dengan pembiasaan sholat berjamaah yang biasa dilakukan siswa-siswi SMKN 1 Batealit.

Setelah mengistirahatkan fisik dan pikiran, adik-adik peserta MPLS kemudian diarahkan keluar dari ruangan masing-masing untuk mengikuti gerakan ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama. Tidak sekedar berteori, di sesi ini adik-adik diajak melakukan aksi nyata untuk menuangkan kreativitasnya menghias galon bekas untuk diubah menjadi pot-pot tanaman yang cantik dan estetik. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dapat menghasilkan generasi yang kreatif dan peduli lingkungan, supaya SMKN 1 Batealit semakin hijau, asri, dan nyaman untuk tempat belajar. Aktivitas menghias galon kemudian berakhir tepat pada pukul 14.00 WIB. Kendali kegiatan kemudian diambil alih oleh kakak-kakak pramuka menuju ke agenda terakhir sebelum pulang, yakni pemberian Pembekalan Kemah sebagai persiapan menuju agenda esok hari. Di sini, adik-adik peserta MPLS diberikan arahan mendetail mengenai perlengkapan yang wajib dibawa, aturan selama berkemah, hingga pembagian tugas kelompok demi menjaga kekompakan. Rangkaian kegiatan produktif di hari keempat MPLS akhirnya ditutup dengan tertib, dilanjutkan dengan do’a bersama sebelum para siswa-siswi baru diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan petualangan seru esok hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *